Sabtu, 27 Juli 2013

KUTEMUKAN PERSAHABATAN LEWAT ROHIS

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu’alaikum wr. wb.

Entah aku harus mulai darimana, yang jelas aku adalah seorang siswi di sekolah menengah atas swasta ternama dengan yayasan telkomnya di Indonesia (Jabar-Bandung).
Aku seorang aktivis di sekolahku, terutama OSIS, Rohis, dan PMR. Padahal awal masuk sekolah sempat bingung memilih eskul, karna kufikir aku hanya ingin masuk PMR saja melanjutkan bakat SMPku dulu, ternyata disana aku menemukan seseorang yang bisa dibilang ganteng. Dia kakak kelasku denganku hanya berbeda 1thn, kulihat dia sangat berbeda dari teman-teman lainnya yang 1angkatan dengannya. Dia mengikuti eskul Rohis, sempat terbesit dalam benak ‘mengapa aku tak mencoba masuk Rohis itu? Lagian aku penasaran apa sih Rohis itu?’.
Seketika hari pertama aku kumpul Rohis. Subhanallah…bukan main ternyata eskul ini benar-benar eskul terbeda dari yang aku pernah alami dan bayangkan. Selain kita terpisah (akhwat-Ikhwan) Rohis inipun hanya diikuti oleh beberapa orang saja alias gada peminat :,(. Dan yang paling mengharukan lagi, kelas X angkatan aku hanya 4 orang dihitung denganku, dakarna 4 orang mereka akhirnya memutuskan untuk keluar dan tersisa hanya aku pada saat itu. Bisa dihitung jari yang akhwat itu berkisar kurang lebih 15 orang dan itu ada yang berkerudung dan ada ang tidak, begitupun kulihat ikhwannya kulihat tidak mencapai 10 orang.
Beberapa bulan lewat tiada peningkatan dalam organisasi ini, tapi yang ada malah menyusut dan akhirnya hilanglah kegiatan mentoring rutin kita dikarenakan kakak kelasku pada sibuk dan pementor sibuk kuliah. Tapi kalo ikhwan ya….kurang tau sih…because kita terpisah. Namun aku sempat ada fikiran ‘mengapa tidak aku eksiskan saja eskul ini? Toh dulu PMR pernah eksis karna tandu yang kubuat dengan fatnerku.’ Karna faktanya eskul rohis ini pada saat itu selalu jadi eskul lemparan yang males berorganisasi, namun mereka disana bukannya menyimak apa yang disampaikan tapi malah mengganggu atu malah tidur. Karna kebanyakan mereka masuk mengikuti kegiata mentoring rohis semata-mata hanya untuk menghindari amukan guru. Tapi disamping itu aku sempat bingung bagai mana caranya agar eskul ini jadi eskul layaknya yang paling difavoritkan?. Karna pada saat itu akhwatnya hanya tertinggal aku saja yang so aktiv (cieeillaah..) dan beberapa ikhwan.
Tiba pada saat itu acara PENSI sekolah. Eskul-eskul lain pada tampil bagusnya bukan main, tapi aku berfikir ‘kenapa Rohis ini tidak?’ toh Eskul ini malah seharusnnya yang paling di utamakan dan difavoritkan, karna fungsinya sangatlah besar, bahkan saking besarnya bermanfaat dunia-akhirat (aamiin..). Akhirnya kuputuskan untuk menyumbangkan suara emasku ini (*eehhh…emas dari hongkong..hehehe:D)dengan diiringi ketukan jimbe oleh rekan satu angkatanku dan kakak kelasku yang awalnya jadi incaran aku dulu masuk Rohis ini (dulu yee penyimaak:D), jadi deh NASDAK (NASyid DADAKan) hehehe:D.
Neettt…satu tahun kemudian aku punya adik kelas penerusku, yaaa meskipun sedikit tapi lumayan sih dari pada gada sama sekali. Bisa terhitung anggota aktiv keseluruhan berjumlah kurang lebih 20 orang (terdiri dari kelas X, XI, XII akhwat wal ikhwan).
Suatu waktu Rohis ada acara rihlah ke lembang dicampur dengan eskul lain yang satu mentor dengan rohis. Fikirku acara ini sangat bermanfaat dan aku bisa memanfaatkan situasi ini dengan mengajak teman akhwat satu angkatan denganku untuk membantuku menyusun dan menata eskul ini. Dan Alhamdulillah ketika ada acara Rihlah ke-2 aku berhasil mengajak temanku yang sekarang jadi sahabatku yaa meskipun hanya satu orang. Dan disitulah berawalku merencanakan agar eskul ini jadi eskul eksis di sekolah maupun luar sekolah. Capppcuuusss……
Acara lomba di SMAN 10 Bandungpun tiba. Kuputuskan untuk mengikuti lomba tersebut dan akupun berencana mengajak lagi teman akhwat satu angkatan denganku dan Alhamdulillah akhirnya aku dapat mengajaknya meski hanya bertambah satu lagi dan yang lebih ndahnya lagi dia sekarang jadi sahabatku, tapikan pepatah mengatakan sedikit-sedikit lama-lama jadi bukit .
Dilanjut acara Rohis yang lebih besar yaitu SILATNAS (Silaturahim Rohis Nasional) yang diselenggarakan di Cibodas Lembang. Akupun akhirnya memutuskan untuk ikut dengan kedua sahabatku dan 2orang ikhwan yang sama satu angkatan denganku. Akhirnya aku pergi menghadiri acara itu dengan ketiga pembimbingku mereka mahasiswa dari ITT Telkom dan semuanya berjumlah 8 orang yang pergi kesana. Tak terhenti dalam benak ucapan syukur atas kebesaran Allah SWT , acara disana bukan saja membuat kita semakin dekat dengan anggota kita, namun kita juga merasa dekat dengan rohis-rohis sekolah lain. Dan subhanallah… bukan saja ilmu, teman baru, pemandangan yang indah yang ku dapat disana, bahkan kenangan yang indah bahkan yang terindah ku dapatkan disana. Meski hanya satu malam saja disana, tapi terasa sudah lama kita kenal namun terasa hanya baru saja kita memuat kenangan sudah harus terpisah :,( pokoknya acara rohis THE BEST OF THE BEST.
                Beberapa waktu terlewat kitapun menceritakan keasyikan kita di acara SILATNAS itukepada rekan-rekan lainnya. Ternyata banyak sekali yang tertarik namun ada saja yang beralibi malu masuk rohis karena baru masuk dsb. Dan Alhamdulillahpun ku panjatkan ketika aku berhasil mengajak 2 orang akhwat angkatanku untuk masuk rohis. Selain mereka 1 kelas denganku, mereka juga sahabat karib dari 2 orang yang aku ajak sebelumnya.
                 Tiba acara SILATDA (Silaturahim Rohis Daerah) akhirnya karena yang bisa ikut hanya 2 ikhwan (kelas XI)  dan 6 akhwat (5 kelas XI dan 1 kelas X) kuputuskan kita pergi kesana 8 orang + 2 orang pembimbing jadi seluruhnya 10 orang. Acara SILATDA tersebut diselenggarakan di SMKN 7 Baleendah. Subhanallah acaranya tidak kalah keren dari acara SILATNAS yang pernah aku dan beberapa rekanku ikuti sebelumnya.  Aktivitaspun kita lewati, dengan penuh kebersamaan karena acara tersebutpun sama hanya satu malam saja. Penghujung acara ta’arufan sudah, makan+minum sudah, outbon, mentoring, tidur, dsb sudah. Tiba acara kreativitas sebelum penutupan. Seiring angin berhembus tiba-tiba terdengar bisik entah dari mana munculnya “Yul, nanti kalian tampil ya.. nyanyi aja tuh.. kaya kemarin itu…” ucap pembimbing. Sempat bingung “tampil apa ai kaka…?” ujarku, “belum latihan, gada alatnya, dsb, berbagai keluhan kulontarkan. (Karna sempat ketika aku dan kawanku semakin dekat dan akhirnya kami putuskan untuk menjalin persahabatan. Kita membuat sebuah lagu yang berjudul ‘Alunan Do’a Untukmu’). Dengan penuh dukungan dari sahabat-sahabatku dan pembimbing sekaligus kawanku yang lain, akhirnya aku beserta sahabatku menyanggupinya.
                Dengan penuh semangat kita akhirnya berlatih di ujung gedung sepi tanpa fasilitas apapun dan itu hanya sebentar  saja karena waktu sangat mepet. Dan akhirnya kitapun tampil di akhir acara bahkan akhir perfomence sekolah-sekolah lain. Ku atur alunan gitar yang telah panitia sediakan agar selaras dengan suara kita. Yang asalnya sudah boring dengan tiba-tiba ketika tampil bukan saja semua mata tertuju pada kita bahkan banyak orang-orang yang memfoto bahkan memvideo kita. Banyak sekali yang memberi sambutan hangat pada penampilan kita. Awal pengalamanku menyenandungkan lagu karya kita itu. Dan akhirnya kitapun dikenal oleh banyak sekolah. Rohis kami menjadi sorotan banyak aktivis luar, hingga sekarang. Akhirnya semenjak itu aku beserta sahabatku sepakat untuk membuat group vocal yang diberi nama SYNAR singkatan dari nama identitas kami yaitu (Sri Yulli Nissa Agung Rita).
                Alhamdulillah ketika sudah banyak ilmu yang ku dapat, proses meluruskan hatipun kuraih, akupun mendapatkan sosok yang sangat aku syukuri, yaitu sahabatku yang paling baik. Meski yang ku tau sahabat yang paling dekat adalah kematian. Namun mereka adalah sosok yang membantuku dalam melewati  rundown acara yang ada dalam kehidupanku dan biarlah hanya waktu dan kematian atau kuasa Allahlah yang dapat memisahkan kita :,).
                Dan aku bersyukur, sangaaaaatttt bersyukur kepada Allah SWT karenannya kutemukan sahabat seperti mereka. Dari kita awal kenalan sampe kita saling kenal  hingga akhirnya kita dikenal oleh semua orang. Selain itu kitapun dapat melauncingkan beberapa karya kita bersama lewat syair yang kita nyanyikan bersama untuk menghibur orang-orang sekitar kita, itu sungguhlah kenangan yang sangaaaatttt indah bahkan paling indah J. Dan semua itu kudapati melalui organisasi ROHIS dan atas izin dan Ridho_Nya.

“ Karena itu ROHIS bukan SO NARSIS,
Tapi ROHIS pantas EKSIS.”